//
you're reading...
Pencerah Hati

JAGA WAKTU DOA MUSTAJAB JUMAT

JAGA WAKTU DOA MUSTAJAB JUMAT (ViaYusufMansyurNetwork)- Dari Jabir bin Abdullah dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bahwasanya beliau bersabda, Hari Jumat terdiri dari dua belas jam. Tidak ada seorang muslim pun yang memohon sesuatu kepada Allah (pada suatu jam tertentu), melainkan Allah akan mengabulkannya. Maka carilah jam terkabulnya doa tersebut pada satu jam terakhir setelah shalat Ashar! (HR. Abu Daud no. 1048 dan An-Nasai no. 1389, sanadnya baik, dinyatakan shahih oleh Al-Hakim, Adz-Dzahabi, An-Nawawi, dan Al-Albani, dan dinyatakan hasan oleh Ibnu Hajar al-Aasqalani)

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda, Carilah satu jam yang diharapkan pada hari Jumat pada waktu setelah shalat Ashar sampai waktu terbenamnya matahari! (HR. Tirmidzi no. 489, di dalamnya terdapat seorang perawi yang lemah bernama Muhammad bin Abi Humaid az-Zuraqi. Namun hadits ini diriwayatkan dari jalur lain oleh Ath-Thabarani dalam Al-Mujam al-Awsath dan dikuatkan oleh hadits Jabir bin Abdullah dan Abdullah bin Salam di atas)

Imam Said bin Manshur meriwayatkan sebuah riwayat sampai kepada Abu Salamah bin Abdurrahman bahwa sekelompok sahabat Nabi Shallallahu alaihi wa sallam berkumpul dan saling berdiskusi tentang satu jam terkabulnya doa pada hari Jumat. Mereka kemudian bubar dan tiada seorang pun di antara mereka yang berbeda pendapat bahwa satu jam tersebut adalah satu jam terakhir pada hari Jumat.

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari menyatakan riwayat imam Said bin Manshur ini shahih. Beliau lalu berkata, Pendapat ini juga dianggap paling kuat oleh banyak ulama seperti imam Ahmad bin Hambal dan Ishaq bin Rahawaih, dan dari kalangan madzhab Maliki adalah imam ath-Tharthusyi.

Imam Al-Allai menceritakan bahwa gurunya, imam Ibnu Zamlikani yang merupakan pemimpin ulama madzhab Syafii pada zamannya memilih pendapat ini dan menyatakannya sebagai pendapat tegas imam Syafii.

Jagain waktu tersebut, Dahulukan Ashar awal waktu seperti yang diutamain. Sambil menunggu saatnya, apalagi Bulan Rajab Mustajab dah doanya. Dihari Jumat ini agar lebih afdhol hendaknya ditambah dengan amal lainnya, membaca Al Kahfi, bershalawat, dan bersegera bertaubat sungguh-sungguh dan beramal shaleh lainnya,

Jangan tunggu-tunggu ntar sok ntar besok, makin demen nunda-nunda ngamalin amalan di Quran dan Sunnah dia sendiri yang mencari pelambatan Do’a, dan hidayah, makin demen meremehkan Ayat dan hadist maka hatinya juga bakalan digelapin, maka manfaatkan fasilitas dr Allah SWT dihari Jum’at yg mulia ini dengan ibadah hanya bagi mereka yg beriman dgn kesungguhan.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow Lilium Interspinas on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 12 other followers

arsip

Blog Stats

  • 32,984 hits
%d bloggers like this: